Diorama Tugu Jogja Tak Sekedar Pemanis Belaka

10/23/2015
Ada yang baru di sekitar Tugu Jogja tepatnya di sebelah tenggara dari landmark paling terkenal di Jogja ini. Ya, Tugu Jogja kini dilengkapi diorama. Namun taukah bahwa diorama ini bukan sekedar diorama biasa?



Diorama Tugu Golong-Gilig adalah nama diorama ini. Diorama ini dibuat untuk mengenang bentuk asli tugu Jogja sebelum yang berdiri saat ini. Walaupun bentuknya hanya sekedar replika dan ukurannya tidak sesuai dengan bentuk aslinya dahulu.

Selain itu terdapat lantai diorama yang menggambarkan posisi tugu yang membentuk garis imajiner yang menjadi makna dari adanya tugu Jogja. Replika bangunan panggung krapyak (kandang menjangan)-kraton-tugu menjadi penghias manis namun saya sebenarnya sedikit was-was karena posisinya terlalu rendah sehingga orang-orang jika tidak terpantau oleh penjaga bisa seenaknya duduk di pinggir lantai diorama.

Menikmati tugu Jogja sambil duduk di sekitar diorama adalah hal yang pas. Di diorama ini terdapat beberapa kursi yang menghadap tugu Jogja. Terdapat juga plakat sejarah yang bisa kita baca dan yang menarik lainnya adalah terdapat layar besar yang menyetel kisah tugu Jogja dan tayangan tentang Jogja.

Cobalah kapan-kapan mampir kesini, recommended!

Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »

7 komentar

Write komentar
23 Oktober 2015 10.51 delete

Baru tau bentuk asli tugu jogja macam itu

Reply
avatar
23 Oktober 2015 13.55 delete

loh ini baru ya? terakhir ke jogja kemarin belom ada :D harus mampir kesini dah berarti~ :D

Reply
avatar
23 Oktober 2015 14.43 delete

Golong-gilig itu artinya apa gan?

Reply
avatar
24 Oktober 2015 07.32 delete

Golong gilig artinya tugu yang punya puncak bola mas

Reply
avatar
23 Februari 2016 10.40 delete

Golong itu artinya bulat sempurna dan gilig itu bulat memanjang. Hal ini diperuntukkan sebagai filosofi persatuan dan kesatuan antara raja dan kawula. dibangun ketika masa pemerintahan HB I.

Jadi enggak cuma sedekar bentuk tugu dengan puncak bola. :)

Reply
avatar