Kala Goa Pindul Masih Sepi

3/19/2016
Tahun 2011 adalah awal masa-masa Goa Pindul mulai dikenal. Dengan landmark tulisan Selamat Datang di Objek Wisata Goa Pindul yang dibangun oleh KKN PPM UGM waktu itu. Saat itu Goa Pindul masih begitu hijau dengan pengunjung yang hanya maksimal berpuluh-puluh saja tidak seperti sekarang ini.


Tidak seperti sekarang yang bahkan berpuluh kilometer sebelum mencapai lokasi Goa Pindul sudah ditawarkan jasa pemandu (joki) dan operator untuk berkunjung disana, dulu mencari Goa Pindul hal yang cukup sulit. Goa Pindul dengan lokasi yang mblusuk di pedesaan yang jarang dikenal dan akses jalan yang kala itupun belum beraspal menjadi hal menyenangkan tersendiri bagi pecinta petualangan.


Tidak dipungkiri, keberadaan Goa Pindul telah memberi perubahan wajah drastis ekonomi dari daerah dulunya yang biasa kita kenal hanya pantai Baron, Krakal, Kukupnya saja tersebut. Ditunjang dengan beberapa penemuan objek wisata pantai baru yang terus diperbarui hingga sekarang, wajah Gunung Kidul mulai tegak dengan topangan wisata alam dan pantainya.

Teringat saat dulu Goa ini masih sepi, belum banyak pengunjung, untuk parkir bus saja dulu masih susah. Aspal yang sebelum mencapai lokasi masih tambal sana-sini. Tangga menuju Goa yang masih bebatuan yang disusun (saya lebih suka seperti ini, terkesan alami). Menariknya lagi, masih ada kolam yang berisi ikan dan digunakan untuk terapi gratis. Apalagi saat itu paket berkunjung di Goa Pindul masih disuguhi bakso sebagai bonus wisata, sungguh menyenangkan sekali.

Kini, hampir setahun kebelakang Goa Pindul sedikit mendapat kritik. Dari mulai pengunjung yang berjubel penuh ketidaknyamanan, konflik antar operator yang dulunya hanya satu sekarang tiga kalau tidak salah, konflik kepemilikan tanah sekitar Goa yang diklaim orang dan lain sebagainya terutama adalah kelestarian alam Goa Pindul sendiri yang sebetulnya adalah mengapa suatu wisata dikenalkan kepada masyarakat.

Saya berharap semoga Goa Pindul seperti dulu lagi, sepi, tenang dan kita bisa merenung tenang dan berdoa di zona kegelapan abadi Goa Pindul. Dibawah ini foto-foto kala goa Pindul masih sepi.















Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »

4 komentar

Write komentar
22 Maret 2016 07.51 delete

Serunya sama dengan Body Rafting di Citumang

Reply
avatar
20 Juli 2016 00.12 delete

Saya juga kangen Gua Pindul yang sepi. Pertama masuk kesana tahun 2010 diajakin oleh orang Dinas Pariwisata Gunungkidul. Saat itu Pindul belum resmi dibuka untuk wisatawan. Suasananya masih sangat asri, dan ya bonus bakso serta teh rosela sehabis cavetubing. Kalau sekarang udah males banget ke Pindul. Mending melipir ke tempat lainnya.

Reply
avatar
21 Juli 2016 08.16 delete

Sedih, padahal indah banget Goanya.. kalau gak dibatasi kan bisa rusak

Reply
avatar