Menikmati Bistik Lidah Bale Raos Fusion

6/13/2016
Kreatifitas menu olahan dari daging sapi tidak pernah ada habisnya. Salah satu yang patut dicoba adalah bistik lidah sapi. Walaupun lidah sapi merupakan salah satu bagian yang jarang dijumpai namun sekali berjumpa dengan menu ini, maka akan membuat kalian ketagihan akan rasanya yang menendang lidah kita. Salah satu restoran yang menyediakan menu bistik lidah adalah Bale Raos Fusion.


Bale Raos Fusion adalah cabang dari Restoran Bale Raos Kraton. Kita pasti sudah tahu Bale Raos adalah restoran yang menyajikan hidangan khusus dari kegemaran Raja-raja zaman dulu yaitu kegemaran Sri Sultan HB VIII sampai dengan Sri Sultan HB X. Nah, untuk bistik lidah ini adalah salah satu spesial menu dari Bale Raos yang merupakan makanan kegemaran dari Sri Sultan HB IX.


Bale Raos Fusion ini berlokasi di Jogja City Mall, salah satu mall besar yang berada di jalan Magelang. Saya berkesempatan untuk menikmati hidangan Bale Raos karena undangan dari Smartfren Community yang kebetulan juga sedang melangsungkan acara di mall tersebut. Beruntunglah karena ada undangan ini sehingga dapat mencicipi menu mewah, karena biasanya saya sudah malas jika harus makan siang di mall.

Bistik lidah yang ditawarkan saya waktu itu menggunakan konsep buffet sehingga saya bisa dengan puas mengambil bistik lidah yang ditawarkan. Menu lain yang ditawarkan adalah Sop Tomat. Sop Tomat ini adalah sop yang dibuat dari sari pasta tomat dipadukan dengan daging giling sapi, macaroni, dan wortel. Kira-kira cukup, saya langsung memilih tempat duduk untuk menikmati hidangan saya ini.

Tempat duduk di Bale Raos Fusion sangat nyaman. Berkonsep kursi santai jaman dahulu dengan busa yang empuk. Saya makan di depan mini bar yang menghadap kursi saya. Tampaknya memang Bale Raos Fusion ini memang lebih menawarkan konsep modern seperti cafe yang cocok untuk nongkrong apalagi lokasinya adalah di mall. Tidak seperti Bale Raos yang berada di Kraton Jogja yang menawarkan konsep restoran heritage.



Rempah bumbu bistik lidah yang saya rasakan langsung menyebar di lidah saya. Daging lidahnya lembut namun sedikit berserat. Aromanya kuat, bumbunya begitu kental dengan rasa gurih manis. Walaupun lama kelamaan rasa manis dari bumbu terasa pekat jika menikmati bistik lidah dengan porsi yang lebih, saya dapat siasati dengan sayur brokoli sebagai penyeimbang.

Untuk Sup Tomat kurang begitu saya suka. Sup ini lebih mirip saus tomat encer menurut saya. Walaupun pembuatan sup tomat ini mengambil dari sari pasta tomat yang tentunya lebih bergizi namun lidah saya tidak cocok. Mungkin sup tomat ini menjadi favorit Sri Sultan HB IX saat beliau berada di Eropa. Karena menurut saya sup tomat ini lebih ke barat-baratan.

Konsep yang ditawarkan Bale Raos Fusion ini memang unik. Tempat modern namun menu lebih ke klasik. Bale Raos Fusion cocok bagi yang ingin makan mewah praktis. Jalan-jalan dan nongkrong di mall namun tetap bisa menikmati restoran mewah klasik. Untuk menutup hidangan bistik lidah dan sop tomat saya ini, saya memilih puding coklat dengan beberapa potong buah. Minumannya, segelas lemon sereh segar yang katanya minuman favorit GKR Pembayun.


Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »