Mengunjungi Desa Nganggring, Pusat Susu Etawa di Lereng Gunung Merapi

6/03/2016

Bisa dibilang, inilah kali pertama saya mencicipi susu kambing etawa. Momen itu tercipta langsung dari pusat peternakan dan pabrik pengolahan susu kambing etawa di Desa Nganggring, Girikerto, Turi, Sleman. Sebuah desa agrowisata di lereng gunung Merapi bagian selatan.


Sempat kebingungan mencari arah desa ini karena desa ini begitu mblusuk. Di sebuah jalan yang sudah wilayah Kecamatan Turi kami yang saat itu bertiga lalu bertanya kepada seseorang di pinggir jalan. Dengan sigap kami mendapat jawaban "mencari kambing ya mas". Ini membuktikan ternyata desa agrowisata ini sudah sangat terkenal oleh masyarakat sekitar.

A photo posted by Ardian Kusuma (@bookpacker) on


Tepat pukul 10.00 pagi kami tiba di lokasi peternakan kambing Etawa (PE) di desa Nganggring ini. Kami hadir atas undangan Susu Kambing EGM yang akan memperkenalkan produknya. Lokasi menurut saya tepat karena di peternakan kambing langsung dan juga pabrik pengolahan yang tidak jauh dari lokasi peternakan.


A photo posted by Ardian Kusuma (@bookpacker) on

Acara kami dimulai dengan sedikit pembukaan dari panitia acara dan ketua kelompok tani yakni bapak Tamto. Bapak Tamto yang telah sukses berwirausaha ini sudah malang melintang di dunia per-susu-an kambing karena sudah menggeluti pekerjaannya sejak tahun 90an. Tahun 1995 adalah tahun pertama kali susu kambing etawa produksi para peternak desa Nganggring mulai dipasarkan terutama oleh pak Tamto.


A photo posted by Ardian Kusuma (@bookpacker) on


Berpedoman dengan hasil penelitian dari UGM bahwa kandungan susu kambing etawa berkualitas nomor 2 setelah ASI maka pak Tamto dengan berani memasarkan susu kambing dari desanya. Dulu pak Tamto memasarkan susu kambing etawa hingga kota Jogja. Dengan membawa 2 s/d 5 liter susu, pak Tamto menjelajah hingga Wirosaban, Karangkajen, Wirobrajan dan lain-lain yang jarak perharinya 60-70 Km pulang-pergi.


A photo posted by Ardian Kusuma (@bookpacker) on

Ada yang unik dari kisah pak Tamto, beliau justru waktu itu belum mengerti manfaat dari susu etawa yang dijualnya. Dengan hanya berpedoman dari penelitian UGM, pak Tamto nekat waktu itu. Sedikit demi sedikit pak Tamto lalu memiliki konsumen tetap. Beberapa konsumen kemudian menyarankan susu kambing kepada teman-temannya yang sakit. 


A photo posted by Ardian Kusuma (@bookpacker) on


Ada beberapa konsumen yang 2 s/d 3 bulan berobat dirumah sakit tidak kunjung sembuh lalu disarankan untuk minum susu etawa desa Nganggring ini kemudian mereka dapat pelan-pelan membaik sakitnya. Karena manfaat susu etawa yang justru banyak dibuktikan oleh konsumen maka pak Tamto mulai mempelajari manfaat dari susu kambing etawa lebih detil dan mulai mengembangkan produksi susu kambing etawa.


A photo posted by Ardian Kusuma (@bookpacker) on


Hampir semua penyakit dalam, seperti asma, TBC, liver, lupus, maag, dan sebagainya dapat sembuh. Konsumen yang menyebarkan manfaat susu kambing produksi desa Nganggring ini dari mulut ke mulut membuat pertumbuhan konsumen berkembang pesat. Dan kebutuhan pekerja semakin besar sehingga bisa memberi lapangan pekerjaan bagi warga desa Nganggring khususnya. 

A photo posted by Ardian Kusuma (@bookpacker) on


Etawa dari desa Nganggring yang notabene berasal dari lereng Gunung Merapi ini menurut konsumen memang memiliki keistimewaan sendiri. Menurut testimoni dari beberapa konsumen walaupun sama-sama susu kambing ettawa tapi jika dibandingkan dari daerah lain misalnya dari Purworejo, susu kambing dari desa Nganggring ini lebih cepat dalam mengobati keluhan konsumen. Tentunya ini karena kondisi daerah Turi yang berada di lereng Gunung Merapi yang memiliki iklim nyaman, apalagi pakan keorganikan yang terjaga di peternakan desa Nganggring ini.

Empat tahun belakangan ini peternakan kambing di desa Nganggring memasuki babak baru dalam memasarkan produk susu etawanya. Beberapa tahun belakangan ini Pak Tamto mengembangkan pabrik yang mengolah susu etawanya menjadi susu bubuk sehingga bisa lebih awet hingga 2 tahun. Dengan menjadikan susu etawa menjadi susu bubuk, distribusi susu etawa bisa di distribusikan ke luar Jawa bahkan ada pesanan dari Sorong, Papua. 


A photo posted by Ardian Kusuma (@bookpacker) on

Minggu ini dari pabrik susu kambing etawa lereng gunung Merapi juga akan hadir produk baru yang bernama EGM, singkatan dari Etawa Gunung Merapi. Produknya adalah susu bubuk kambing etawa terbaru yang pastinya memiliki manfaat bagi kesehatan. Sementara ini produk tersebut bisa dipesan melalui kontak person 08562663291.



EGM (Etawa Gunung Merapi) adalah susu yang dihasilkan dari peternakan kambing etawa yang dibudidayakan secara organik baik dari segi faktor makanannya, lingkungan yang jauh dari kota dan iklim yang cocok di pegunungan merapi.

Berikut adalah kelebihan dari Susu Kambing Etawa EGM (Etawa Gunung Merapi) tersebut:


- Dari segi nutrisi, komposisi dan sifat alami susu kambing etawa komposisi dan sifat kimia alami memiliki kandungan yang mendekati ASI;
- Mempunyai sifat antiseptik alami dan bisa membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh. Hal ini disebabkan adanya flourin yang kadarnya 10-100 kali lebih besar daripada susu sapi;
- Bersifat basah (Alkaline Food) sehingga aman bagi tubuh;
- Proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan, sehingga tidak menyebabkan diare;
- Kandungan protein yang terkandung lebih baik daripada telur;
- Lemaknya mudah dicerna karena mempunyai tekstur yang lembut dan halus lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu sapi atau susu lainnya. Dan juga bersifat Homogen alami. Hal ini mempermudah untuk dicerna sehingga menekan timbulnya reaksi-reaksi alergi. Susu kambing etawa dapat dicerna oleh manusia 20 menit lebih cepat daripada susu lainnya.


Jadi, sudah jelas kan tentang manfaat susu kambing etawa. Kalau begitu ayo minum susu!


Desa Wisata Nganggring

Alamat: Nganggring, Girikerto, Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Peta:



Susu Kambing Etawa
EGM (Etawa Gunung Merapi)

Twitter: @susukambingegm
Telp. 08562663291

Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »

8 komentar

Write komentar
4 Juni 2016 01.06 delete

wah keren. pengalaman baru tuh ya minum susu kambing etawa. gambarnnya keren, pake action cam ya ngambilnya? :)

Reply
avatar
4 Juni 2016 10.12 delete

Di banner atas, yang pake kaos sama topi merah aku kayak kenal Mas..hehehe, ini desa nganggring tepatnya sebelah mana to Mas..kalo dari Moro Lejar..

Reply
avatar
6 Juni 2016 16.02 delete

Sering denger klo susu etawa bagus buat penyembuhan tapi belum pernah nyoba sih. Rasanya amis nggak mas?

Reply
avatar
10 Juni 2016 07.46 delete

Temen sekelasku itu mas jaman kuliah hehehe

Reply
avatar
10 Juni 2016 07.46 delete

Haduh ndak hapal daerah sana mas..

Reply
avatar
10 Juni 2016 07.47 delete

Aku ndak berani nyoba yang langsung dr kambing nya.. kyknya agak2 amis

Reply
avatar