Uji Kesabaran Cilok Gajahan

9/01/2016

cilok alkid, cilok gajahan, cilok gajahan alkid, alun-alun selatan

Tidak pernah ada yang seampuh pria ini dalam memikat gadis-gadis (dan mas-mas) untuk rela antri berdiri mengerubunginya. Padahal profesinya hanyalah seorang penjual cilok. Cemilan sederhana yang berasal dari Jawa Barat.


Berlokasi di alun-alun selatan dan hanya berjualan selama dua jam saja setiap sore karena begitu cepat ludes dagangannya. Pria bernama Syahrul ini mampu membuat pedagang-pedagang yang lain seperti hiasan saja di seputaran alun-alun selatan Yogyakarta saat sore. Pak Syahrul melabeli dagangannya dengan nama Cilok Gajahan.

cilok alkid, cilok gajahan, cilok gajahan alkid, alun-alun selatan

Nama Cilok Gajahan tersebut diambil karena lokasi pak Syahrul berjualan dulunya adalah kandang gajah milik Kraton Yogyakarta. Lokasi tepatnya kandang gajah ini berada di barat alun-alun selatan. Kini kandang gajah tidak lagi digunakan sebagai kandang, di dalam kandang hanya terlihat beberapa gerobak pedagang yang berjualan di alun-alun selatan. Sekitar kandang gajah ini setiap pagi, siang, sore dan malam ramai pedagang kaki lima yang selalu bergantian dagangan yang dijual.

Pengalaman saya sendiri untuk mendapatkan cilok lezat berisi potongan kecil daging sapi ini rata-rata membutuhkan waktu 45 menit sampai dengan 1 jam. Cara antrinya? Ya hanya berdiri saja dekat gerobak pak Syahrul. Nanti pak Syahrul sendiri yang akan mencatat dengan penglihatan dan ingatan mana saja orang yang datang duluan dan belakangan. Tidak ada nomor antrian jadi membeli cilok gajahan ibarat uji kesabaran.

cilok alkid, cilok gajahan, cilok gajahan alkid, alun-alun selatan
cilok alkid, cilok gajahan, cilok gajahan alkid, alun-alun selatan

Paling efektif sih pakai pakaian yang mencolok agar dapat dilihat pak Syahrul. Kalau saya biasanya selalu mencoba berdiri di dekat pak Syahrul agar selalu terlihat. Dan ingat cukup diam saja menunggu pak Syahrul menanyai kita berapa cilok yang akan dibeli. Jangan menyela, daripada di lirik oleh orang-orang yang juga antri.

Entah kenapa cilok buatan pak Syahrul ini bisa lebih lezat daripada cilok-cilok lainnya. Mungkin pengalaman pak Syahrul dalam komposisi bahan tepung tapioka dan lainnya sudah sangat lebih berpengalaman. Sebelum memutuskan berdagang di alun-alun selatan pak Syahrul memang sudah malang-melintang berjualan dari sekolah ke sekolah.

cilok alkid, cilok gajahan, cilok gajahan alkid, alun-alun selatan

Salah satu yang menambah cilok pak Syahrul ini istimewa adalah sambalnya yang nendang pedasnya. Biasanya saya selalu meminta sedikit saja karena pedasnya yang luar biasa. Yang menjadi favorit saya adalah sambal sedikit kecap banyak. Beda dengan istri yang sangat suka dengan sambal yang banyak namun tanpa kecap, wah.

Tertarik mencoba? Pulang kerja adalah waktu yang cocok. Biasanya jam 4 sore atau kurang pak Syahrul sudah standby di depan eks kandang gajah alun-alun selatan. Ingat jangan sampai maghrib untuk datang ke cilok pak Syahrul karena biasanya maghrib sudah ludes tak tersisa.

Jika ingin membeli cilok di rumah pak Syahrul, bisa datang kerumah. Disana ada istri pak Syahrul yang siap melayani permintaan cilok. Rumahnya ada di Kampung Kadipaten Kulon No. 270, RT 16/RW 02, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Keraton, Kota Yogyakarta.

Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »

10 komentar

Write komentar
1 September 2016 08.47 delete

itu antriannya ngeri ya kak

Reply
avatar
1 September 2016 08.59 delete

Ngeri sangat, ini cilok udah masuk kategori legendaris

Reply
avatar
1 September 2016 13.22 delete

Duh kayaknya lezat banget sampe antri begitu yang mau beli cilok gajahannya

Reply
avatar
1 September 2016 14.03 delete

Ish manja banget yang beli ampe antri2

Reply
avatar
1 September 2016 14.43 delete

Lalu ditampol yang jualan...

Reply
avatar
1 September 2016 15.04 delete

Perlu asisten kayaknya tuh pak penjual ciloknya, hhu

Reply
avatar
2 September 2016 10.55 delete

Saya juga pernah pak beli disana ngantri beud... tapi enak! jadi sepadan lah..

Reply
avatar
2 September 2016 14.56 delete

Hahaha iya, istrinya malah dirumah

Reply
avatar
2 September 2016 14.58 delete

Iya, cilok terenak yang pernah saya makan :)

Reply
avatar