Nglathak, Sate Kambing ala Jogja

12/19/2016
Nglathak: Sate Kambing ala Jogja

Sate klathak baru-baru ini sedang booming. Padahal sudah sejak 1995 Mak Adi, sebuah nama warung sate di jalan imogiri mencetuskannya dari suara kombinasi daging dan garam yang terpanggang diatas bara api. 


Entah siapa yang memulai tren sate klathak ini pada beberapa waktu ini, apakah warung sate Pak Pong yang warungnya begitu megah atau warung sate Kang Bari yang terkenal dengan rasanya yang maknyus, atau bahkan mungkin saja tren ini dimulai warung-warung sate lain yang juga berjejer di sepanjang jalan Imogiri. Entahlah, yang jelas sangat susah bagi saya ini yang nyidam sate klathak saat berada dikantor karena lokasi warung sate-sate tersebut lumayan jauh dari tengah kota Jogja.

Warung sate paling enak terdekatpun masih termasuk jaraknya lumayan jauh bagi saya yang hanya memiliki waktu terbatas untuk istirahat makan siang. Kalau ada yang bilang, di depan kampus itu kan ada warung sate terkenal. Saya tetap saja mikir-mikir, karena harganya sudah tidak lagi ramah dikantong staf kantoran biasa seperti saya ini. Lalu, apakah saya menyerah? Oh tidak, saya tetap mencoba menjelajahi keberadaan warung sate yang dapat memuaskan nyidam saya akan sate klathak. Di tengah kota Jogja tentunya.

Nglathak: Sate Kambing ala Jogja

Pencarian saya berhenti di sebuah warung. Ya tidak tengah kota persis namun tetap saja masih berada di area dekat dengan tengah kota Jogja. Warung Nglathak namanya, dengan mas Tok dan istri sebagai owner sekaligus kasir merangkap pramusaji serta koki, mereka berdua dibantu oleh seorang pegawai paruh waktu. Warungnya berada di utara Fakultas Peternakan UGM, di sebuah gang yang tidak jauh dari jalan raya. Sedikit tersembunyi namun mudah dicari.

Berada di kawasan yang dekat dengan dua kampus besar UGM dan UNY membuat konsumen warung Nglathak rata-rata adalah mahasiswa. Tidak seperti warung-warung sate yang berada di jalan imogiri yang isinya adalah orang tua. Konsep ruangan di warung Nglathak yang modern memang sengaja dibuat untuk menyasar penikmat olahan kambing dari kalangan anak muda.

Nglathak: Sate Kambing ala Jogja

Menu utama warung Nglathak tentunya sudah sangat jelas dong, sate Klathak. Variannya hanya sate klathak biasa, sate klathak manis atau sate klathak dengan keju Mozarella yang melumuri daging sate klathak tersebut (yang ini recommended). Menu lain juga masih sama dengan warung-warung sate pada umumnya yakni tongseng, gulai dan tengkleng. Bagi yang tidak suka menu kambing ada ayam goreng yang juga disediakan oleh warung Nglathak.

Sate klathak dengan keju mozarella menurut saya adalah keunikan tersendiri. Kalau datang kesini cobalah dengan memilih menu ini, pokoknya lain dari yang lain. Tentunya menu selain sate klathak juga patut dicoba. Seperti saya yang tak lupa mencicipi tengkleng warung Nglathak yang porsinya lumayan besar di warung ini. Wah, rasa nyidam saya saat berada di tengah kota Jogja terobati dengan adanya warung Nglathak ini.

Warung Nglathak: Nyate Kambing di Tengah Kota

Untuk urusan minuman, saya rasa masih standar ya. Ada satu yang kurang dari sebuah warung sate karena di warung Nglathak ini tidak ada Teh Gula Batu sebagai menu minuman. Namun ada satu minuman yang membuat saya tertarik. Teh Biru namanya. Diracik dari bunga Telang. Bunga telang yang berwarna biru ini adalah bahan baku pewarna sehingga rebusan bunganya pun menjadi biru saat disajikan. Agar tambah menarik, ada irisan jeruk nipis sebagai "mantra ajaib" untuk merubah warna minuman ini. Perasan jeruk nipis diatas teh telang akan membuat warna minuman ini berubah, cobalah.

Nglathak: Sate Kambing ala Jogja

Kisaran harga di warung Nglathak adalah Rp 10.000 s.d. Rp 20.000 saja, ramah dikantong. Warung Nglathak juga sering memberikan diskon seperti diskon bagi konsumen yang share fotonya saat makan di warung atau tambahan bonus satu porsi saat kita membeli tiga porsi. Bahkan untuk yang mau tadarusan dua Juz di warung, mas Tok dengan senang hati memberikan seporsi sate klathak dengan gratis. Jadi ayo segera #nglathak di tengah kota Jogja.

NGLATHAK - Sate Kambing ala Jogja
Alamat: Jl. Gambir, Karangasem Baru, Gg. Seruni No. 7, Caturtunggal, Depok, Sleman (Utara Fak. Peternakan UGM)
Jam Buka: 12.00 s.d. 22.00 WIB

Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »

6 komentar

Write komentar
19 Desember 2016 20.02 delete

Saya nggak pernah makan Sate Klathak, semoga suatu saat punya kesempatan nglathak di Jogja :-)

Reply
avatar
19 Desember 2016 20.31 delete

satenya cuma 2 tusuk kak seporsi ?

Reply
avatar
20 Desember 2016 08.26 delete

Iya kak, biasanya kalok klathak hanya 2 tusuk aja

Reply
avatar
28 Desember 2016 17.59 delete

sedap yaa. pas kalian ke sini aku g diajak. sedihh

Reply
avatar