Tebing Watu Mabur, Pilihan Lokasi Camping Untuk Menanti Matahari Terbit

1/18/2017
Tebing Watu Mabur, Pilihan Lokasi Camping Untuk Menanti Matahari Terbit

Ada satu tempat di daerah Bantul yang dapat kita gunakan bercamping untuk menanti matahari terbit pada keesokan harinya. Selain tempatnya yang luas, nyaman dan aman. Tempat bernama tebing Watu Mabur camping ground ini bisa dibilang masih sepi pengunjung. Dan hal bagus lainnya adalah, cukup membayar Rp 10.000 saja permalam untuk mendirikan tenda disini, bahkan pada hari-hari tertentu tarifnya GRATIS.

Tebing Watu Mabur ini masih dekat dengan area Kebun Buah Mangunan dan Hutan Pinus Dlingo serta obyek wisata gardu pandang lainnya. Untuk menuju kesini dapat melalui dua jalur, pertama adalah jalur yang masih satu arah dengan kebun buah Mangunan dan bukit Panguk. Pada persimpangan sebelum sampai menuju bukit Panguk nanti akan ada petunjuk arah yang langsung menuju tebing Watu Mabur ini.

Tebing Watu Mabur, Pilihan Lokasi Camping Untuk Menanti Matahari Terbit

Jalur kedua adalah jalur utama menuju Dlingo. Saat berada di persimpangan yang memisahkan Hutan Pinus dan kebun buah Mangunan, kita wajib ambil jalan tengah atau lurus ke arah Dlingo. Kira-kira hanya berjarak 2 kilometer saja tebing Watu Mabur berada, petunjuk arah akan berada di kanan jalan (selatan jalan) namun sedikit tidak terlihat. Jika lewat jalur ini akan lebih cepat namun tentunya melewatkan obyek-obyek gardu pandang lain yang berada di sekitar daerah sana.

Namun akan ada satu obyek wisata minat khusus yang menarik yang akan kita jumpai terlebih dahulu jika kita lewat jalur yang kedua itu. Obyek wisata tersebut adalah Goa Gajah. Silahkan baca pengalaman saya menelusuri Goa Gajah tersebut disini

Tebing Watu Mabur, Pilihan Lokasi Camping Untuk Menanti Matahari Terbit

Tebing Watu Mabur, Pilihan Lokasi Camping Untuk Menanti Matahari Terbit

Jika memang tidak berkesempatan untuk bercamping. Waktu yang tepat untuk berkunjung di tebing Watu Mabur adalah pagi hari sebelym matahari terbit. Matahari terbit di tebing Watu Mabur sangat pas karena tebing sendiri menghadap ke arah timur. Selain pesona matahari terbit, kabut yang menyelimuti pinggiran tebing yang berada di atas sungai Oyo akan membuat kita serasa menaiki batu yang terbang. Dan seperti itulah kenapa tebing ini disebut tebing Watu Mabur.

Tebing Watu Mabur Camp Ground
Lemahbang, Mangunan, Dlingo, Bantul, DIY
Biaya parkir: Seikhlasnya
Biaya camping: Rp 10.000,-/malam
CP: 087839879069

Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »

22 komentar

Write komentar
18 Januari 2017 09.53 delete

Aseekk... bisa buat alternatif camping, biar nggak pantai melulu tapi nggak nanjak gunung juga. :D

Reply
avatar
18 Januari 2017 10.25 delete

Bagus mas tempatnya..
Aku asli mBantul..dan belum pernah ke sini.. *kebangeten pol

Reply
avatar
18 Januari 2017 14.54 delete

wahhhh kepengen kesitu... sejuk disana sepertinya....
semoga lain waktu bisa kesana...

Reply
avatar
18 Januari 2017 20.47 delete

Keren banget, terlihat memang seperti watu mabur :-)

Reply
avatar
19 Januari 2017 11.23 delete

Asyik kali camping di situ.
Bangun pagi yang terlihat pemandangan indah berbalut kabut. Wow...

Reply
avatar
20 Januari 2017 22.46 delete

Heeeee Tebing Watu Mabur ._. aku orang Jogja malah baru denger ini wkwkw duh, kurangpiknik wkwkwk. Kemarin ke Pinus ga mampir sini karena nggak tauuuuu ._.

Reply
avatar
23 Januari 2017 11.07 delete

Daerah Dlingo banyak bermunculan wisata-wisata baru ya mas...blm bisa mana-maen kesana... sementara jalan-jalannyake kulonprogo dulu :D

Reply
avatar
23 Januari 2017 11.09 delete

Kalau jajan di kulon progo sementara ati2 mas, terutama daging sapi/kambing hehehe.. kalau ke Kulon Progo kabar2 siapa tahu bisa ikut..

Reply
avatar
24 Januari 2017 06.43 delete

sayang pas matahari terbit nggak di foto juga Mas , kalau ada kan keren bgt :)

Reply
avatar
24 Januari 2017 07.58 delete

Sunrisenya udah tak abisin di Bukit Panguk mas hehehe

Reply
avatar
26 Januari 2017 08.49 delete

ini enaknya pagi ke sana, jadi masih sepi hehehe

Reply
avatar
27 Januari 2017 05.23 delete

Oalaaah,,,itukah artinya watu mabur,,,aku kira batunya terbang alias hujan batu... biaya parkir seikhlasnya,,,wow...tapi wajib bayar kan?

Reply
avatar
29 Januari 2017 08.17 delete

Kalau seiklasnya sih gak wajib juga, tp gak enak kan kalau gak ngasih hehe

Reply
avatar