Seperti Apa Sih Ruang Tamu yang Ramah Anak

8/28/2017
Seperti Apa Sih Ruang Tamu yang Ramah Anak
Photo by Andrew Branch on Unsplash
Seperti biasa, kamar tamu selalu menjadi tempat favorit putri kecil saya yang berumur 2 tahun, Zoey, untuk bermain setiap harinya. Segala mainan kesukaannya ia sebarkan di ruang tamu berukuran kurang lebih 3 x 6 meter milik keluarga kami. Ruang tamu kami memang cukup luas sehingga anak kami selalu senang dan leluasa bermain di ruang tamu.

Walaupun sudah berukuran cukup luas yang membuat perabotan lebih mudah diletakan dimana saja namun saya tetap mengakali dan membuat agar kamar tamu kami ramah anak semaksimal mungkin. Perabotan yang berbahaya bagi anak saya minimalisir dan perabotan yang membuat nyaman selalu saya upayakan.

Beberapa perabotan dan perlengkapan penunjang ruang agar nyaman yang siapkan untuk anak saya Zoey adalah:

1. Air Conditioner yang menyaring udara dalam ruangan

Penggunaan Air Conditioner (AC) dalam ruang tamu dapat diandalkan untuk memfilter udara berbakteri di dalam ruang. Suhu udara yang teratur dengan baik juga dapat memberikan kenyamanan lebih. Di ruang tamu saya yang berukuran 3 x 6 meter saya pasang AC Panasonic seri PU9TKP (1 PK). AC dari Panasonic Indonesia ini sudah memiliki teknologi AC inverter sehingga masuk dalam jajaran AC hemat listrik.

AC inverter mampu menghemat pemakaian listrik hingga 50% dengan cara mengatur kecepatan kompresor untuk menyetel kekuatan penyejuk udara yang tepat tanpa mengganggu kenyamanan Anda. Ini jelas akan memberikan perbedaan besar apabila digunakan dalam jangka waktu lama.

Seperti Apa Sih Ruang Tamu yang Ramah Anak

Dengan AC yang selalu hidup saat anak saya bermain. Membuat dia semakin betah bermain di ruang tamu. Ruang tamu menjadi lebih ramah anak. Saya pun tak khawatir dengan tagihan listrik setiap bulannya karena teknologi AC inverter terbukti membantu menghemat konsumsi daya listrik.

2. Meja dengan ujung tumpul

Meja dengan ujung tumpul tentu saja mengurangi kekhawatiran orang tua tentang cidera fatal yang bisa saja menimpa anak. Anak-anak pasti suka bermain di sekitar meja. Meja tumpul walaupun tidak sepenuhnya melindungi namun dapat mengurangi cidera apabila anak-anak tidak sengaja terbentur. Pilih juga meja dengan bobot yang ringan agar mudah digeser oleh anak kita.

3. Kursi atau sofa dengan ketinggian rendah

Terkadang anak saya sendiri suka tertidur di kursi. Untuk menghindari cidera akibat jatuh saya memilih kursi kamar tamu yang rendah. Walaupun ada juga kursi dengan ketinggian normal yang saya sediakan untuk tamu. Namun saya selalu mengingatkan kepada anak untuk lebih menggunakan kursi yang lebih rendah agar lebih aman. Ukuran yang rendah juga membantu anak untuk belajar duduk dengan nyaman.

4. Karpet empuk

Karpet yang empuk sangat penting. Anak-anak walaupun sudah disediakan meja dan kursi yang aman dan nyaman namun paling banyak beraktivitas di karpet. Sediakan karpet yang luas dan empuk. Ajari anak untuk lebih banyak bermain di karpet. Karpet juga dapat menjadi sekat tidak terlihat antara meja kursi tamu dengan area bermain. Untuk karpet, wajib dibersihkan paling tidak satu bulan sekali untuk menjaga kebersihan dan kenyamanannya.

Seperti Apa Sih Ruang Tamu yang Ramah Anak

5. Kotak mainan

Selalu sediakan kotak mainan untuk menyimpang mainan kesukaan anak. Kotak mainan ini penting juga untuk mengajari anak agar lebih disiplin untuk kebersihan. Dengan adanya kotak mainan, kamar tamu akan terlihat lebih rapi. Bahan kotak mainan boleh dari apa saja. Misalnya kardus bekas atau kayu yang ringan. Ukuran kotak mainan bisa disesuaikan dengan postur tubuh si anak atau jumlah mainan yang disimpan.

Nah, itulah ruang tamu yang ramah anak menurut saya. Kalau kamu, seperti apa sih ruang tamu yang ramah anak? Sharing yuk.

Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »