Ternyata Ada Kuliner Soto Maknyus di Selatan Jogja: Soto Babat Bu Mulyono

4/27/2016
Saya tinggal di Bantul. Selama ini, menurut saya tidak ada soto yang maknyus di Bantul. Kuliner di Bantul lebih banyak didominasi oleh bakmi jawa dan sate kambing. Mencari soto enak di Bantul ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Berbeda dengan kota Jogja yang melimpah dengan soto-soto enak. Sebut saja soto Kadipiro, soto pak Dalbe, soto Pak Marto, dan lain-lain.


Rute perjalanan pulang saya melewati jalan utama menuju Bantul, nama jalannya pun jalan Bantul. Tiap saya lewat jalan tersebut, saya selalu tertarik dengan baliho besar bertuliskan Soto Babat Bu Mulyono. Soto ini sebenarnya juga buka cabang dengan bangunan yang lebih besar di jalan Parangtritis dekat sekolah SMP saya dulu. Namun yang dijalan bantul ini walau tempatnya begitu sederhana, hanya berbentuk rumah yang disulap menjadi warung soto, namun pengunjung begitu ramai ditunjukan dengan deretan mobil yang terparkir di bahu jalan.

Saya pikir mungkin warung soto Bu Mulyono di jalan Bantul ini adalah yang pertama sehingga kondisinya begitu ramai. Lalu, maknyus-kah? Karena saya orang kantoran, mau menyempatkan sarapan tidak sempat, mau makan sorepun warung sudah tutup. Akhirnya disuatu hari saya harus pulang mengantarkan anak untuk imunisasi, nah kesempatan saya untuk icip-icip makan siang disini.

Soto Babat Bu Mulyono
Saya tiba disini pukul 10.00 pagi, sudah tidak pagi namun belum masuk siang, jam nanggung pokoknya. Keuntungan makan di jam nanggung ini ya masih sepi dan komplit menu dan ubo rampenya. Saya pesan seporsi soto babat dan seporsi babat yang dipisah, biar mantap porsi babatnya. Biar tidak melulu teh, saya pesan es tape karena di menu tertera es tapi sebagai pilihan minuman.

Babat Bu Mulyono
Seporsi soto babat Bu Mulyono ini pas menurut saya, nasinya pas, sayurannya pas, kuahnya gurih-gurih manis. Yang kurang hanya porsi babat di soto yang tidak terlalu banyak sehingga memang butuh porsi tambahan babat. Jangan terlalu banyak, cukup seporsi saja biar kantong anda tidak jebol. Seporsi soto babat Bu Mulyono Rp10.000, seporsi babat Rp10.000 dan ss tape yang segar cukup Rp3.000 saja. Masih kategori mahal menurut saya, namun rasa babatnya memang jauh lebih enak daripada yang di kota sana.

Karena tidak banyak soto di daerah Bantul saya beri label soto racikan Bu Mulyono ini maknyusss. Lokasinya mudah untuk dicari, karena dijalan utama menuju kota Bantul. Nah misal kamu tahu ada soto lain yang maknyusss di Bantul, mbok saya di kasih tahu...

Pesanan saya
Menu di Soto Babat Bu Mulyono
Suasana warung soto babat Bu Mulyono




Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
28 April 2016 11.16 delete

Soto dari daerah manapun saya suka, Coto Makasar, Soto Betawi adalah yang paling kusuka.

Reply
avatar