April 2016 - Ardian Kusuma

A blog about lifestyle and photography

Latest Update
Fetching data...

Friday, April 29, 2016

Berawal di Salah Jalan, Berakhir di Soto Lumayan Jalan Kemasan

Awalnya saya ingin mencari Soto Kemasan. Karena tidak tahu daerah Kemasan itu mana, saya langsung searching di google maps handphone saya, Jalan Kemasan. Dengan cepat saya menemukan jalan kemasan ini di utara pasar Kotagede. Wah dekat rumah teman ternyata, batin saya. Saya tanpa basa-basi langsung menuju lokasi tersebut.

Read More

Thursday, April 28, 2016

Porsi Mantap Tongseng Kepala Kambing Pak Yo

Masalah utama makan olahan kambing adalah harga seporsinya yang kian mahal. Di daerah kota Jogja yang jauh dari sentra kuliner kambing jalan Imogiri, warung sate dan tongseng kambing mematok harga yang diatas wajar. Kalau enak seperti sate kambing Samirono sih tidak masalah, lha kalau biasa saja? 

Read More

Wednesday, April 27, 2016

Ternyata Ada Kuliner Soto Maknyus di Selatan Jogja: Soto Babat Bu Mulyono

Saya tinggal di Bantul. Selama ini, menurut saya tidak ada soto yang maknyus di Bantul. Kuliner di Bantul lebih banyak didominasi oleh bakmi jawa dan sate kambing. Mencari soto enak di Bantul ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Berbeda dengan kota Jogja yang melimpah dengan soto-soto enak. Sebut saja soto Kadipiro, soto pak Dalbe, soto Pak Marto, dan lain-lain.

Read More

Wednesday, April 20, 2016

Pertama Kali Ikut Acara Komunitas Blogger Jogja Road Blog 10 Cities

Suatu sore saat menemani istri belanja di swalayan, sambil scroll beranda facebook saya menemukan poster acara blog yang menarik. Acaranya adalah akhir pekan dan mumpung saya juga lagi semangat-semangatnya untuk ikut acara blog maka saya langsung tanpa basa-basi mendaftar acara tersebut. Walau dengan handphone saya mendaftar untung saja saya tidak telat. 

Read More

Saturday, April 16, 2016

Oh, Ini Toh Bakso Kerikil Pak Supri

Siang yang panas waktu itu entah kenapa setelah dari Godean saya tidak belok melewati ring-road saja untuk menuju kembali ke rumah. Setelah mengantar barang ke Godean saya pulang melewati jalan Godean yang padat. Menyesal sudah terlalu jauh saya gas motor saya, haduh goblok banget kenapa lewat sini mana panas lagi, batin saya.

Read More

Friday, April 15, 2016

Jenang Gempol Pincuk Legendaris di Pasar Lempuyangan

Jenang gempol selalu mengigatkan saya tentang masa kecil saya yang ngglidik. Biasanya seusai pulang sekolah saya bermain bersama teman-teman saya di rimbunan pohon bambu dekat kuburan desa. Di jam-jam siang tersebut, biasanya ada simbok penjual jenang dengan sepeda kronjot-nya lewat. Saya dan teman-teman selalu menghentikan laju sepeda simbok tersebut untuk mengerubungi jenang gempolnya. Ciri khas daun pisang sebagai piring serta makan dengan lipatan daun pisang juga adalah kenangan indah makanan tradisional semasa kecil.

Read More

Thursday, April 14, 2016

Kopdar Blogger Kalbe Farma di Bumbu Desa Sagan

Pada rabu 6 April 2016 saya mendapat email dari Kalbe Farma untuk mengikuti acara Kopdar yang rencananya diselenggarakan pada hari jumat 8 April di Bumbu Desa Sagan. Karena tempat dekat dengan kantor dan kebetulan hari itu aktivitas kantor tidak terlalu sibuk saya langsung mengiyakan ajakan dari Kalbe Farma tersebut.


Read More

Thursday, April 7, 2016

Kuliner Blusukan dari Pasar ke Pasar

Siapa bilang pasar tradisional tidak punya daya tarik? Salahsatu daya tarik yang menurut saya layak untuk menjadikan pasar tradisional wajib dikunjungi adalah kuliner. Karena perlu diketahui, bahwa beberapa kuliner enak dan maknyus di kota Yogyakarta ini berada di dalam pasar tradisional. Mulai dari makanan khas hingga masakan yang luar biasa lezat ada di dalam pasar.

Read More

Monday, April 4, 2016

Giveaway Novel Pia Devina - Carrying Your Heart

Karena saya punya dua novel Pia Devina - Carrying Your Heart ini, nah yang satu mau saya giveaway-kan. Santai, buku masih baru cuman stok lama aja, belum dibuka sama sekali. Minjem resensi dari blog Arintya Widodo, https://arintyawidodo.wordpress.com/2014/07/19/314/, Carrying Your Heart ini sebuah novel romance yang mempunyai setting umum di Rotterdam. Tempat-tempat lain yang banyak digunakan adalah Schiekade dan Grand Palace, serta Erasmus Bridge.

Read More

Blusukan Pasar Beringharjo Demi Sego Empal dan Iso Bu Warno

Lokasinya yang mblusuk di tengah pasar tradisional terbesar membuat pencarian terhadap kuliner ini menjadi sensasi tersendiri. Selain bisa di sambi cuci-mata atau mengantar nyonya masing-masing untuk blonjo dipasar. Mencari kuliner yang dinamakan sego empal ini menjadi hal yang patut dicoba saat mengunjungi Yogyakarta. 

Read More

Saturday, April 2, 2016

Lupis Manis Bu Joyo Pasar Talok Yogyakarta

Walaupun tergolong pasar dengan luas bangunan yang kecil, namun tidak mengurangi keberagaman pedagang yang menjual dagangannya terutama kuliner jajanan tradisional. Salah satu penjual jajanan tradisional di dalam komplek pasar Talok adalah bu Joyo. Walau sudah sepuh, bu Joyo masih setia menjajakan jajanan tradisionalnya yang menjadi favorit bagi sebagian orang termasuk saya.

Kue Lupis Bu Joyo

Read More

Friday, April 1, 2016

Sensasi Pedas Soto Gobyos Pasar Patuk

Sarapan dengan sensasi pedas adalah hal yang tidak lumrah alias anti-mainstream. Kali ini saya mencoba mencicipi sarapan soto yang membuat kening saya keringatan dan berkali-kali menyeruput minuman. Soto Gobyos namanya, gobyos ini adalah kata dalam bahasa jawa yang kira-kira artinya berkeringat banyak. Mbok yakin, saya betul-betul berkeringat menikmati soto ini.

Read More