Melihat (Kembali) Dunia Berkat Yayasan Dharmais

3/14/2018
Melihat (Kembali) Dunia Berkat Yayasan Dharmais

*Disclaimer: Semua foto pasien yang diambil telah atas ijin yang bersangkutan

Sebagai blogger, akhirnya saya memiliki pengalaman pertama meliput sebuah acara bakti sosial. Rasa haru dan bahagia tampak pada raut wajah para penerima bakti sosial. Bakti sosial yang saya liput ini diadakan oleh Yayasan Dharmais (Dharma Bhakti Sosial). Yayasan Dharmais sendiri adalah sebuah yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusian, didirikan pada tahun 1975 oleh Bapak HM. Soeharto, Bapak Sudharmono dan Bapak Bustanil Arifin.

Selain Yayasan Dharmais, bakti sosial yang menyasar para penderita katarak ini menggandeng pula Perdami (Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia) dan Fakultas Kedokteran UGM yang mengirimkan para dokter mata berpengalamannya ke Rumah Sakit Puri Husada Sleman, tempat berlangsungnya acara bakti sosial Operasi Katarak Gratis.

Melihat (Kembali) Dunia Berkat Yayasan Dharmais


Acara bakti sosial operasi katarak gratis ini berlangsung pada Minggu, 11 Maret 2018 yang lalu. Acara berlangsung mulai pukul 08:00 pagi. Acara bakti sosial dibuka oleh Dr. Subroto selaku Direktur Rumah Sakit Puri Husada Sleman, beliau menyampaikan rasa bahagia rumah sakit yang dikelolanya dapat menjadi tempat acara bakti sosial. Harapan beliau semoga kelak akan ada acara sejenis namun menyasar penderita penyakit lain yang diadakan di rumah sakitnya.

Sambutan kedua kemudian disampaikan oleh Bapak Is Santoso selaku perwakilan Yayasan Dharmais. Bapak Is menyampaikan laporan kegiatan Yayasan Dharmais yang telah dilakukan sebelumnya. Yayasan Dharmais telah melakukan ratusan bakti sosial yang diadakan di pelbagai daerah di Indonesia. Bapak Is juga sempat menyampaikan permohonan maaf Ibu Tutut Soeharto, putri Bapak HM. Soeharto yang tidak dapat hadir karena berbarengan dengan suatu acara di Jakarta.

Melihat (Kembali) Dunia Berkat Yayasan Dharmais
Bapak Is Santoso
Sambutan terakhir adalah dari perwakilan Perdami, Dr. Wasidi. Beliau menjelaskan tentang penyakit katarak dan metode pengobatannya. Beliau juga memberikan ilmu singkat tentang mata. Bagaimana merawat mata agar dapat terhindar dari penyakit. Dan beliau juga memberikan ilmu kepada semua yang hadir bagaimana cara merawat mata yang terindikasi sakit. Contoh paling sederhana adalah saat beliau memberikan tips bagaimana menggunakan obat tetes mata yang benar. Saya pun saat itu baru menyadari bahwa ternyata apabila saya menggunakan obat tetes mata, cara penggunaannya masih salah.

Acara baksos operasi katarak gratis di ikuti oleh 65 pasien yang berasal dari Kabupaten Sleman, Kota Jogja dan sekitarnya. Bahkan salah satu pasien ada yang berasal dari Kota Surabaya. Beliau yang bernama mbah Marsudi ini yang berasal dari Kota Surabaya ini sementara tinggal dengan menantunya di Yogyakarta karena penyakit katarak yang di deritanya. Beruntung saat di Yogyakarta, diadakan bakti sosial operasi katarak gratis sehingga beliau punya harapan besar untuk sembuh dan dapat dunia kembali.

Melihat (Kembali) Dunia Berkat Yayasan Dharmais
Mbah Marsudi
Lain lagi dengan mbah Har yang tinggal di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Dulu, beliau sempat melakukan operasi katarak pada mata kirinya. Kini, karena usia yang bertambah senja beliau merasakan sakit yang sama pada mata kanannya. Karena keterbatasan biaya, dalam dua tahun belakang beliau urung melakukan pengobatan besar seperti operasi katarak. Dengan bakti sosial, beliau sangat terbantu karena tidak perlu merepotkan anak cucunya dalam hal biaya pengobatan.

Melihat (Kembali) Dunia Berkat Yayasan Dharmais
Mbah Har
Dan, seorang ibu-ibu bernama Bu Muji sangat merasakan kebahagiaan karena sangat terbantu sekali dengan adanya bakti sosial operasi katarak gratis. Beliau adalah orang pertama yang selesai di operasi pada saat itu. Sesaat sebelum acara seremoni selesai beliau diminta ke atas panggung untuk menyatakan kesan dan pesan. Tentu saja, rasa terima kasih beliau untuk Yayasan Dharmais disampaikan dengan mantap.

Melihat (Kembali) Dunia Berkat Yayasan Dharmais
Ibu Muji
Kiranya, acara semacam bakti sosial sangat masih perlu dilakukan. Semoga tidak hanya Yayasan Dharmais saja yang rutin melakukan bakti sosial. Karena tentu, masih banyak masyarakat yang perlu dibantu. Berkat bakti sosial Yayasan Dharmais, saya melihat banyak penderita katarak mampu melihat kembali dunia.

Yayasan Dharma Bhakti Sosial (Dharmais)
Gedung Granadi Lantai 5
Jl. HR Rasuna Said Kav. 8-9 Kuningan, Jakarta Selatan 12950
Telepon: 021-2522745

Share this

Seorang blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
14 Maret 2018 13.45 delete

Komitmen Yayasan Dharmais dalam membantu pemerintah dan masyarakat sangat patut untuk diapresiasi. Eksistensinya dari dulu hingga sekarang menjadi salah satu bukti bahwa yayasan ini telah dipercaya oleh banyak pihak. Kereeen!

Reply
avatar