Perjalanan Menuju Bukit Pengilon Gunungkidul

2/24/2017
Perjalanan Menuju Bukit Pengilon

Tahukan kalian kalau di timur Pantai Siung ada beberapa tempat yang tak kalah keren? Tempat tersebut bernama Bukit Pengilon. Dan tak hanya bukit Bukit Pengilon saja, dalam perjalanan menyusuri pinggiran bukit menuju kesana, akan melewati satu pantai dengan air terjun indah yang langsung jatuh ke bibir pantai.

Bukit Pengilon berada di Dusun Ngelo, Desa Balong, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Untuk menuju kesana hanya ada dua pilihan. Pertama adalah melewati Desa Balong. Dan kedua adalah dengan berjalan kaki dari Pantai Siung. 

Saya memilih pilihan kedua karena jalan menuju Desa Balong masih samar dan malam sebelumnya hujan lebat sehingga membuat jalan sedikit sulit dilalui, saya diberi saran oleh penduduk sekitar agar tidak memilih lewat Desa Balong. Apalagi saat itu saya pakai motor matic.

Setelah memarkir kendaraan, berjalanlah saya menuju bukit di timur Pantai Siung. Belum sampai tujuan saya sudah ditarik retribusi untuk naik ke bukit Pantai Siung. Walaupun bukit tersebut bukan tujuan saya tak apalah daripada berdebat. Sampai puncak bukit saya berhenti sejenak membayangkan berdiri saat matahari terbenam ditempat ini. Konon kata beberapa orang sunset-nya ciamik.

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon
Pantai Siung dari ketinggian
Saya lanjutkan perjalanan dengan naik kembali ke bagian bukit yang lebih tinggi. Jalan hampir berada di pinggir jurang. Perlu ekstra hati-hati karena jalan setapak yang menanjak tersebut hanya diberi alat bantu pengaman berupa pagar bambu. Sampai di bagian bukit paling tinggi di Pantai Siung, Bukit Pengilon sebenarnya sudah tampak dari kejauhan. Disini juga sudah terdapat petunjuk arah menuju pantai dengan air terjunnya tersebut.

Perjalanan selanjutnya adalah jalan datar yang menyenangkan kaki. Kiri-kanan adalah ladang penduduk, mungkin daerah ini juga sudah masuk wilayah Desa Balong. Karena kalau penduduk desa bercocok-tanam lewat Pantai Siung tentu saja akomodasinya lebih sulit. Dalam perjalanan saya juga menjumpai beberapa warung pedagang. Ada pula camping area yang dapat digunakan.

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon
Naik ke bukit Pantai Siung

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon
Jalan setapak yang harus dilalui
Sekitar 500 meter perjalanan baru saya sampai di pos retribusi. Pos retribusi ini adalah pos retribusi Pantai Banyutibo, pantai yang saya katakan diawal memiliki air terjun yang mengarah langsung di bibir pantai. 

Terlihat beberapa kendaraan roda dua milik penduduk di pos retribusi, berarti jika lewat Desa Balong, kendaraan dapat sampai disini. Perjalanan selanjutnya tetap harus dengan jalan kaki karena medan selanjutnya mustahil dilewati kendaraan roda dua biasa. Saya harus membayar retribusi di pos ini walaupun sudah berkata bahwa saya menuju Bukit Pengilon.

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon
Pos Retribusi Banyutibo
Kondisi jalan selanjutnya masih jalan setapak, namun lebih sulit karena kondisi jalan yang becek, terlihat memang disekitar beberapa ada yang menanam padi. Saya juga harus melewati rimbunan pohon bambu yang gelap dan sungai yang mengalir. Perjalanan berakhir di sebuah jembatan bambu. Dan dibawah jembatan bambu itulah pantai Banyutibo.

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon
Diatas Pantai Banyutibo
Pantai Banyutibo adalah pantai penuh karang. Terdapat karang-karang besar di bibir pantainya membuat pantai ini tidak memungkinkan atau berbahaya jika dipakai untuk main air. Pantai ini lebih cocok untuk para penghobi mancing. Air terjun yang juga disebut Air terjun Banyu Tibo mengalir sangat deras menuju bagian bibir pantai. Pantai Banyutibo sangat indah karena airnya terlihat biru sedikit toska.

Saya menyempatkan turun menuju bibir pantai melalui jalan yang sengaja dibuat untuk akses turun. Lumayan lama saya beristirahat di pantai ini. Suasananya sepi dan sejuk karena hembusan air terjun. Dari bawah juga terlihat orang-orang yang berjalan menuju Bukit Pengilon. Tampak pula beberapa orang yang sukses sampai puncak Bukit Pengilon.

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon
Air Terjun Banyutibo
Puas istirahat saya kembali naik untuk menuju Bukit Pengilon. Jalan setapaknya sungguh sangat menyenangkan. Berada di pinggiran bukit dengan latar yang hijau. Sangat instagramable, mengambil istilah orang kekinian. Semakin naik kita akan melihat landscape pantai dan air terjun Banyutibo. Layaklah landscape Banyutibo ini menjadi salah satu koleksi foto wallpaper di komputer.

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon
Landscape Pantai dan Air Terjun Banyutibo
Dari Pantai banyutibo menuju Bukit Pengilon jalan setapaknya masih berada di pinggiran bukit. Harap hati-hati dan jangan sembrono. Hanya butuh 5-10 menit untuk sampai pos retribusi Bukit Pengilon (ya ampun retribusi lagi!). Setelah saya bayar retribusi, sejenak saya berjalan sedikit ke timur memandang celah besar antar dua bukit disana. 

Astaga, ternyata di tengah celah tersebut terlihat Pantai Wediombo. Itu berarti Bukit Pengilon berada antara Pantai Siung dan Pantai Wediombo. Menariknya lagi, bukit pengilon masih dalam satu rangkaian Geopark Gunungsewu, lokasi Bukit Pengilon berada di kaki Gunung Api Purba Batur.

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon
Jalan menuju Bukit Pengilon

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon
Gunung Api Purba Batur
Saya kembali harus berjalan di Bukit Pengilon, namun jalannya sudah sangat lebar dan lapang. Bukit Pengilon ini sedikit ditumbuhi tanaman. Rata-rata di Bukit Pengilon adalah hamparan rumput hijau. Ada beberapa sudut bukit yang dapat digunakan untuk bersantai dan swafoto. Saya memilih bukit bagian barat untuk mengabil gambar. Disana sudah ada beberapa muda-mudi yang tengah pacaran.

Landscape laut selatan terlihat sangat indah dari Bukit Pengilon, biru, biru dan biru. Apalagi saat memandang Pantai Banyutibo dengan air terjunnya. Yang berbahaya di Bukit Pengilon adalah anginnya. Karena bukitnya cukup tinggi, angin bertiup sangat kencang jadi hati-hati jangan terlalu nekat berada di pinggir.

Perjalanan Menuju Bukit Pengilon

Nama Bukit Pengilon diambil dari nama Pengilon (Jawa) yang artinya cermin dalam bahasa Indonesia. Kebetulan disana ada batu yang mirip cermin dandan. Perjalanan sejauh kurang lebih 1 kilometer naik turun bukit akhirnya terbayarkan dengan keindahan alam kabupaten Gunungkidul. Tepat di tengah hari saya kembali pulang, walaupun sampai kembali di Pantai Siung kaki lelah dan gemetar, saya terpuaskan.

Menuju Bukit Pengilon

Dari Kota Jogja arahkah kendaraan menuju Kota Wonosari. Kemudian arahkan kendaraan menuju Jalan Baron, pada Pertigaan Mulo beloklah ke kiri (timur). Pilihlah jalan yang langsung menuju Pantai Siung dsb karena jika lewat Pantai Baron akan dikenakan retribusi masuk Pantai Baron.

Alternatif menuju kesana yang pertama adalah lewat Desa Balong namun hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Alternatif kedua adalah melewati pantai Siung sehingga semua jenis kendaraan dapat dititipkan. Selanjutnya adalah berjalan naik melalui bukit Pantai Siung sejauh kurang lebih 1 kilometer.

Lama waktu perjalanan dari Kota Jogja menuju Pantai Siung kurang lebih 1,5 - 2 jam. Dan waktu perjalanan dari Pantai Siung sampai dengan Bukit Pengilon kurang lebih 30 menit jalan kaki.

Rincian Retribusi 

- TPR Pantai Siung: Rp 5.000/orang
- Parkir Pantai Siung: Motor Rp 3.000 Mobil Rp 10.000
- Retribusi Bukit Pantai Siung: Rp 2.000/orang
- TPR Pantai Banyutibo: Rp 2.000/orang
- TPR Bukit Pengilon: Rp 2.000/orang

Hotel dan Akomodasi

Ada ratusan hotel di Jogja yang dapat menjadi pilihan untuk menginap, mulai dari hotel biasa hingga kelas bintang lima. Sewa mobil di Jogja pun tak kalah mudah dan murah, mulai dari harga 200 ribuan.

Peta Bukit Pengilon

Share this

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

Related Posts

Previous
Next Post »

12 komentar

Write komentar
25 Februari 2017 01.24 delete

wah maS KMRN GAK SEMPET KE SINI JOGYA CUACANYA HUJAN TERUSSSSS

Reply
avatar
27 Februari 2017 09.59 delete

Iya cuacanya susah diprediksi..

Reply
avatar
27 Februari 2017 14.22 delete

belum pernah kesini nih, tapi wajib nyoba nih .....

Reply
avatar
27 Februari 2017 17.57 delete

Rasanyaa pingin ke sini lagii

Reply
avatar
18 Maret 2017 18.28 delete

Tempatnya tjakep euy! Suatu hari perlu didatengin!

Reply
avatar
24 Juli 2017 11.57 delete

Jaman masih lajang, susur pantai menjadi agenda rutin di akhir pekan. Rute paling enak yang jalan kaki lewat pinggiran dari Indrayanti sampai Seruni. Teman-teman saya yang lain jalan dari Wediombo sampai Baron, perlu waktu berhari-hari. Dulu semuanya masih sepi dan enak banget.

Reply
avatar
27 Juli 2017 14.49 delete

infonya kece sekece foto-fotonya. btw butuh waktu perjalanan berapa lama mas mulai dari pantai siung sampai ke puncak bukit pengilon?

Reply
avatar