Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi

5/17/2019
Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi

Beberapa tahun ini saya mendalami hobi fotografi. Beberapa tahun belakangan pula saya berteman dengan teman-teman yang sangat hobi sekali menyesap kopi. Kedai kopi demi kedai kopi di Jogja beberapa kali saya sambangi. Selain untuk mencoba rasa kopi agar bisa indie seperti teman-teman saya. Kedai kopi saya gunakan sebagai tempat untuk mengasah kemampuan saya dalam fotografi, khususnya food and beverage photography.

Selama menjalani rutinitas dari kedai ke kedai kopi untuk #ngopitiappekan. Meminjam istilah anak kekinian, ada banyak kedai kopi instagramable yang saya temukan di Jogja ini. Ya walaupun banyak pula kedai kopi yang sangat biasa soal arsitektur ruangan, sehingga tidak memadai untuk meng-klimaks-kan hasrat soal fotografi kopi.

Saya kemudian mengenal sebuah kedai kopi yang justru mengkhususkan diri sebagai kedai kopi yang sangat welcome soal fotografi. Konsumen bebas memotret suasana kedai, barista, proses pembuatan secangkir kopi nikmat dan lain sebagainya tanpa harus takut mengganggu. Kedai kopi tersebut berada di bilangan Jalan Gejayan yang strategis, Gudang Kopi namanya.

Penamaan Gudang Kopi memang berdasarkan Toko Kamera Gudang Digital yang berada di lantai 1 kedai kopi ini. Gudang Digital adalah toko kamera yang berdiri lebih dari 1 dekade yang lalu. Pengalaman memenuhi kebutuhan fotografi membuat Pak Hary, selaku owner berinisiatif untuk menyediakan semacam tempat berkumpul bagi pecinta fotografi sekaligus kopi. Maka dibukalah Gudang Kopi yang mulai menyeduh sejak November 2018.

Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi

Berbagai workshop fotografi juga telah dilaksanakan di Gudang Kopi. Gudang Kopi ini sangat representatif untuk menyelenggarakan sebuah event. Gudang Kopi terbagi menjadi 3 ruangan. Ruangan pertama adalah ruangan indoor di sekitar meja barista, ruangan indoor memiliki beberapa meja yang menjadi tempat reguler konsumen menyesap kopi. Ruangan kedua adalah outdoor, di khususkan untuk menikmati senja sembari menghisap rokok dan ruangan ketiga adalah ruang semi-studio yang bisa digunakan secara multipurpose.

Kalau tidak ada workshop, ruangan semi-studio statusnya sama seperti ruangan indoor. Kita dapat menikmati kopi disini sembari memandang hasil karya foto yang dipamerkan pada dinding-dindingnya. Kalau ada workshop, ruangan ini akan di seting seperti ruangan kelas yang mampu menampung peserta hingga 30 orang. Beberapa fotografer juga sering menggunakan ruangan ini sebagai studio dadakan karena terdapat fasilitas background dan lighting yang siap digunakan.

Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi

Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi

MENU

Bicara soal menu kopi. Saya memang tidak begitu (atau belum) paham soal rasa. Apalagi bila harus di seduh dengan metode manual brew. Memang beberapa seduhan biji kopi mampu saya nikmati, seperti beberapa hari lalu Pak Hary membawakan buah tangan biji kopi Panama yang manis. Benar saja, saya dapat merasakan kopi tersebut dengan nikmat, ya walaupun orang bilang jangan ada gula diantara kita. Tekstur rasa kopi yang cenderung manis menjadi favorit bagi lidah saya.

Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi

Untung saja Gudang Kopi tidak hanya menyediakan seduhan kopi manual saja. Signature kopi di Gudang Kopi adalah Ice Photocoffee. Ada rasa seimbang antara manis, gurih dan pahit di Ice Photocoffee ini. Saya sering menikmati Ice Photocoffee karena kopi ini juga menjadi reward promo bagi yang ngopi di Gudang Kopi sejak pagi hingga tengah hari. Lumayanlah promo buy Espresso Based free Ice Photocoffee.

Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi

Namun bukan Ice Photocoffee yang menjadi favorit saya. Untuk hot, rekomendasikan Cappuccino di Gudang Kopi. Ada barista bernama Dimas yang ciamik melukis gambar di Cappuccino yang kita pesan. Untuk minuman dingin, saya lebih cocok dengan Ice Coffee Arjuna. Ice Coffee Arjuna hampir mirip dengan Ice Photocoffee hanya saja tidak terlalu manis. Manisnya Ice Coffee Arjuna pas bagi saya. Minuman non-coffee lain yang saya rekomendasikan adalah Sparkling Tropical. Minuman soda dengan rasa buah mangga yang segar.

Kudapan favorit saya di Gudang Kopi adalah Calamary, sebuah potongan cumi yang dibalut dengan tepung tebal yang dinikmati dengan saus tartar (yeah, seperti saus favorit Patrick Star). Ada pula Dory Finger, potongan panjang ikan yang dibalut tepung dengan taburan bumbu barbeque, sedap sekali ngemil menu ini dengan saus tartar. Dan walaupun bukan favorit banget, karena sering di pesan oleh teman saya juga merekomendasikan Tahu Goreng Shihlin, sebuah Tahu Goreng ala Taiwan yang disajikan dengan saus cabe pedas. Para pecinta micin pasti cinta.

Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi

Soal makanan agak berat, saya sangat suka sekali dengan Breakfast Toast, hanya sebuah roti lapis dengan saus krim Bechamel, daging sapi asap dan salad. Tetapi, saya sangat suka entah kenapa. Kalian harus coba sendiri menu ini. Kalau yang berat, favorit saya adalah Nasi Ayam Mentega, sebuah nasi dengan lauk potongan ayam goreng yang dibalut tepung dan disiram saus mentega serta potongan cabe yang nendang abis enaknya. Oh iya khusus menu ini sampai sekarang masih promo dengan banderol hanya RP25.000 saja, sudah bonus minuman Ice Tea untuk menemani kita menyantapnya.

Menu-menu lain tak kalah menarik untuk dicoba. Beberapa biji kopi baik dari Smith Jakarta maupun koleksi oleh-oleh dari Pak Hary dapat menjadi pilihan menuju indie ala kamu. Banyak menu nasi dan pasta yang bisa menjadi pilihan. Saya yang sering ke Gudang Kopi bahkan belum sempat mencoba semuanya. Gudang Kopi ini, mau untuk kerja atau pura-pura kerja sangatlah cocok. Semua hal memadai, dari atmosfer, kopi, menu makan, dan internet. Jadi, bergegaslah kesini. Ke Gudang Kopi Indonesia.

Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi

Belajar Fotografi Sembari Ngopi di Gudang Kopi


"Your Photo Coffee Begins Here"

Gudang Kopi Indonesia
Jalan Affandi (Gejayan), Demangan, Gondokusuman, Yogyakarta
Buka: 07.00 - 23.00 WIB


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

6 komentar

Write komentar
17 Mei 2019 14.14 delete

wow Anda sepertinya sangat mengerti sekali perkara indie senja dan dan kopi

Reply
avatar
17 Mei 2019 14.55 delete

wahh keknya indie banget nih tempatnya mas

Reply
avatar
17 Mei 2019 22.11 delete

Oh pantas masih baru ya, sekitar tahun 2018 berdirinya. Karena saya sering lewat jalan tersebut dan baru tahu jika ada gudan kopi indonesia. Cocok buat saya penggemar kopi, sekaligus hoby photo.

Reply
avatar
19 Mei 2019 02.23 delete

asyik juga ya belajar sambil makan2 klop deh

Reply
avatar
20 Mei 2019 09.30 delete

wahh konsep yang diusung cukup menarikz bebas memfoto apa saja disini, pasti pecinta fotografi akan senang sekali.

oh, untuk makanan cukup mirah ya ada bonus ice tea lagi, meskipun masih masa promo

Reply
avatar
21 Juni 2019 10.02 delete

nyimak ahlinya fotografi, coba ak ada di jogja ya mas, mesti dolan rene terus haha

Reply
avatar