Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya - Ardian Kusuma

A blog about lifestyle and photography

Latest Update
Fetching data...

Thursday, November 15, 2018

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Awal kuartal II tahun 2018, ASUS merilis smartphone khusus gaming dengan seri ASUS Zenfone Max Pro M1. ASUS Zenfone Max Pro M1 ini spesial karena spesifikasinya gahar tetapi memiliki banderol harga yang terjangkau dengan varian yang dapat dipilih mulai dari RAM 3GB/ROM 32GB, RAM 4GB/ROM 64GB dan yang tertinggi adalah varian RAM 6GB/ROM 64GB. Harganya, mulai 2 jutaan saja.

Gatal rasanya tangan ingin segera menjajal Zenfone Max Pro M1 saat ASUS mendeklarasikan smartphone ini sebagai Limitless Gaming. Saya sendiri memiliki beberapa smartphone dengan spesifikasi tinggi (dan harga tinggi pula), namun selalu kurang puas saat menjalankan game berat. Kendala utama saya adalah bodi smartphone yang cepat panas. Membuat game semakin lelet dan kendala klasik lainnya, baterai menjadi cepat drop saat memainkan game tanpa henti.

ASUS merilis Zenfone Max Pro M1 dengan Chipset Qualcomm SDM636 Snapdragon 636 (14 nm), CPU Octa-core 1.8 GHz Kryo 260 dan GPU Adreno 509. Zenfone Max Pro M1 juga ditunjang dengan pilihan RAM/ROM 3/32, 4/64 dan 6/64 yang bisa dipilih sesuai selera. Untuk memuluskan kinerja gaming, Zenfone Max Pro M1 menggunakan pure Android Oreo versi 8.1 yang terkenal ringan karena tidak banyak aplikasi bawaan.

Saya sendiri membeli ASUS Zenfone Max Pro M1 versi RAM 4GB/ROM 64GB. Menurut saya, RAM dan ROM tersebut sudah sangat cukup bagi saya. Apalagi, saya membeli Zenfone Max Pro M1 dengan harga baru yang jauh lebih murah saat pertama kali rilis yakni dengan harga Rp2.599.000 saja. Saya mendapatkannya pun di toko dekat rumah. Julukan smartphone ghoib alias susah dicari tidak berlaku lagi untuk ASUS Zenfone Max Pro M1 karena unitnya mudah ditemukan di pasaran.

Selama kurang lebih 1 bulan memakai ASUS Zenfone Max Pro M1, sudah cukup bagi saya untuk menyematkan SMARTPHONE GAMING SESUNGGUHNYA pada smartphone ini. Saya merasakan kenyamanan memainkan game favorit saya seperti Pro Evolution Soccer 2018, Real Racing 3, Hitman Sniper, dan NBA JAM. Saya juga sedikit mencicipi performa Zenfone Max Pro M1 untuk memainkan game "kekinian" seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends: Bang Bang.

Berikut adalah review saya setelah 1 bulan menggunakan ASUS Zenfone Max Pro M1:

1. Desain 

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Saya melihat desain ASUS Zenfone Max Pro M1 ini mirip-mirip dengan jajaran smartphone ASUS terbaru lainnya. Bentuknya simpel, terlihat solid dan tipis dengan pojokan yang bulat. Jujur saya memang baru membeli smartphone ASUS lagi pada tahun 2018 ini. Saya terkagum dengan perkembangan desain smartphone ASUS dari tahun ke tahun.

Sebelumnya saya memiliki smartphone ASUS Zenfone 4 (versi chipset Intel) dan ASUS ZB500KL yang masih saya pakai untuk urusan kantor hingga saat ini karena begitu bandel. Dilihat dari perkembangan desain. Desain ASUS lama masih monoton kotak (Zenfone Intel series) dan ASUS ZB500KL milik saya memiliki desain yang terlalu tebal sehingga kurang nyaman di genggam, walaupun sebenarnya diakali dengan casing belakang yang melengkung.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

ASUS Zenfone Max Pro M1 ini desainnya bisa dibilang sederhana namun dapat memuaskan saya. Bodi Zenfone Max Pro M1 hampir seluruhnya di dominasi metal. Saya memilih warna hitam dari dua varian warna (hitam dan silver) yang dikeluarkan oleh ASUS. Walaupun berukuran layar 6 inci, ASUS Zenfone Max Pro M1 sangat nyaman digenggam karena layar yang mepet di samping kiri dan kanan (bazel less).

Tombol Power dan Volume berada di samping kanan. Slot kartu sim dan memori tambahan berada di samping kiri. Lubang charger ada di sebelah bawah berjejer dengan lubang jack audio 3,5mm dan speaker. Khusus speaker, saya mengacungi jempol untuk desain ASUS Zenfone Max Pro M1 ini. Karena speaker berada di posisi sela-sela tangan antara jari telunjuk dan jari tengah apabila kita memegang smartphone ini dalam posisi landscape. Dengan penempatan posisi speaker seperti itu, suara yang dikeluarkan oleh game tidak tertutupi dan lancar didengarkan.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Fasilitas terdepan untuk smartphone yakni kamera dan fingerprint berada di bagian belakang. Untuk kamera, ASUS Zenfone Max Pro M1 menggunakan dual camera. Pada versi milik saya (4/64), kamera belakangnya adalah 13MP + 5MP dengan aperture F2.0 yang membuat hasil gambar menjadi bokeh. Hasil foto dapat semakin menjadi bokeh dengan pengaturan depth effect yang ada di dalam aplikasi kamera bawaan.

2. Kamera

Tak dipungkiri dual camera atau lebih menjadi nilai plus untuk sebuah smartphone yang rilis menjelang akhir tahun 2018 ini. ASUS memberikan dual camera pada Zenfone Max Pro M1 dengan resolusi sebesar 13 MP + 5 MP pada bagian belakang dan kamera depan dengan resolusi sebesar 8 MP. Khusus untuk varian RAM 6GB/ROM 64GB besarnya resolusi kamera sedikit berbeda, varian ini memiliki resolusi kamera 16 MP + 5 MP untuk kamera belakang dan 16 MP untuk kamera depan.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Untuk kamera, bolehlah dikatakan lumayan walaupun ASUS Zenfone Max Pro M1 ini tidak menyasar smartphone photography enthusiast. Karena menggunakan pure Android, fasilitas kamera di ASUS Zenfone Max Pro M1 standar saja. Ini jika dibandingkan dengan seri Zenfone lainnya loh ya. Namun tetap walaupun standar, fasilitas kamera di ASUS Zenfone Max Pro M1 ada mode HDR Effects, Redeye Reduction, Beauty Shot, Continuous Shot, Scene Mode dan Portrait Mode.

Dengan dual camera, saya dapat menghasilkan foto yang bokeh atau latar belakang yang blur. Hasil blur sedikit tidak wajar jika dibandingkan dengan blur yang dihasilkan oleh kamera DSLR/Mirrorless. Saran saya adalah jangan menggunakan depth effect terlalu tinggi. Sebagai fotografer, hasil paling mirip dengan kamera DSLR/Mirrorless adalah depth effect dengan pengaturan pas di tengah.

Depth effect juga perlu diatur dengan menempatkan bola fokus di tengah obyek atau wajah jika akan mengambil foto portrait. Hindari foto portrait dengan obyek menyamping karena saya mendapati beberapa foto depth effect tidak sepenuhnya sempurna. Ada bagian yang tidak blur di beberapa bagian seperti di dekat telinga. Tentu saja karena celah-celah obyek tersebut tidak terbaca oleh mekanisme lensa menurut saya.

Di bawah ini adalah beberapa contoh foto yang saya hasilkan dengan ASUS Zenfone Max Pro M1:

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

3. Baterai

Saat ASUS menyematkan kata "MAX", mereka memang tidak pernah bohong soal produk dengan kualitas maksimal, khususnya soal baterai. ASUS menanamkan baterai sebesar 5000mAh pada Zenfone Max Pro M1. ASUS memberikan jaminan kalau smartphone ini sanggup untuk bermain game selama 12 jam non-stop. Dan hal penting yang harus diketahui, ASUS Zenfone Max Pro M1 TIDAK CEPAT PANAS seperti cibiran smartphone setrika para netizen.

Menurut spesifikasinya. Baterai yang dimiliki ASUS Zenfone Max Pro M1 dapat standby hingga 35 hari itupun di jaringan 4G, bayangkan apabila kita mengatur jaringan di 2G, tentu saja waktu standby semakin lama.

Untuk menonton Youtube, Zenfone Max Pro M1 dapat digunakan selama 20 Jam. Bagi penggemar browsing, dapat melakukannya di ASUS Zenfone Max Pro M1 selama 28 Jam. Dan bagi yang gemar berbicara lewat telepon, ASUS Zenfone Max Pro M1 dapat digunakan selama 2 hari non-stop alias 48 Jam.

Hal yang paling saya suka dari ASUS Zenfone Max Pro M1 adalah fast charging. Men-charging Zenfone Max Pro M1 mulai dari 0 hingga 100% hanya membutuhkan waktu kurang dari 3 jam saja (2 Jam 42 Menit). Sangat membantu saya yang sering lupa untuk mengisi daya. Dengan fast charging, cukup sebentar tancap ke daya listriksaja, ASUS Zenfone Max Pro M1 sudah lumayan terisi.

Menurut pengalaman saya sebulan memakai ASUS Zenfone Max Pro M1, baterai sebesar 5000mAh memang tidak bisa bohong. Sesekali saya pakai untuk mengecek sosial media dan telepon, dari pagi sampai siang ASUS Zenfone Max Pro M1 hanya berkurang 25% saja padahal telah dipakai kurang lebih 6 Jam dan saya tidak menggunakan fasilitas Battery Saver.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

4. Performa Gaming


Oke kita masuk ke performa gaming. Tentu saja saya mencoba untuk memainkan game favorit saya di ASUS Zenfone Max Pro M1 ini. Beberapa game favorit saya adalah Pro Evolution Soccer 2018, Real Racing 3, Hitman Sniper, dan NBA JAM. Saya juga sedikit mencicipi performa Zenfone Max Pro M1 untuk memainkan game "kekinian" seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends: Bang Bang.

Pro Evolution Soccer 2018 menjadi game yang saat ini sering saya mainkan di ASUS Zenfone Max Pro M1. Game sepakbola yang versi dekstop dan konsolnya sangat populer ini hadir di Android. Bedanya, khusus versi Android kita harus sering online saat memainkan game ini.

Besar file data Pro Evolution Soccer 2018 adalah 2 GB, ditambah user data yang minimal 500 MB. Bayangkan jika game tersebut di install pada Android dengan kapasitas penyimpanan kecil, apa tidak menambah beban.

Pro Evolution Soccer 2018 menjadi semakin "wajib" di jalankan di smartphone dengan spesifikasi kelas atas seperti ASUS Zenfone Max Pro M1 karena tampilan game play yang mengharuskan tampilan yang smooth. Saya merasakan lag saat memainkan Pro Evolution Soccer 2018 di smartphone selain ASUS Zenfone Max Pro M1.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Dengan ASUS Zenfone Max Pro M1, pertandingan online pun sangat lancar. Memainkan game di ASUS Zenfone Max Pro M1 ditunjang dengan Data rate LTE: Cat5 UL 75 Mbps / Cat4 DL 150 Mbps (A version) - DC-HSPA+: UL 5.76 / DL 42 Mbps, dengan jaringan yang walaupun kurang stabil, Pro Evolution Soccer 2018 tetap lancar jaya dimainkan, trust me.

Game berat kedua yang sering saya mainkan adalah Real Racing 3. Walaupun termasuk game lama, Real Racing 3 masih sangat menantang untuk dimainkan karena game ini terus menerus update tantangan/level. Walaupun data peserta yang memainkan Real Racing 3 harus online namun saat permainan berlangsung, Real Racing 3 tidak mengharuskan untuk online.

Game data Real Racing 3 besarnya sangat fantastis, untuk mengunduh semua aset atau bagian-bagian game perlu kurang lebih storage sebesar 4,7 GB. Belum lagi kapasitas user data yang dibutuhkan untuk menyimpan hasil permainan. Dengan ASUS Zenfone Max Pro M1 yang memiliki kapasitas penyimpanan minimal 32 GB sangat tidak masalah untuk memasang beberapa game dengan kapasitas penyimpanan besar.


Video saya di Youtube saat menjajal gaming di ASUS Zenfone Max Pro M1 (4/64)

Game favorit saya selanjutnya adalah Hitman Sniper. Game ini memang tidak besar, hanya sekitar 700an MB saja. Namun saya menyukai Hitman Sniper karena sistem permainannya yang tidak membosankan. Dengan ASUS Zenfone Max Pro M1 yang memiliki 6-inch Full HD+ (2160 by 1080) 18:9 Full View IPS display, 2.5D curved glass display, 1500:1 contrast ratio, 85% NTSC color gamut, 450nits brightness, 404ppi pixel density dan Capacitive touch panel with 10 points multi-touch membuat saya mudah membidik lawan karena tampilannya yang jernih sekali.

Kemudian game keempat yang sering saya mainkan di waktu luang adalah NBA JAM. Game ini tidak termasuk berat namun membutuhkan sentuhan layar yang responsif. ASUS Zenfone Max Pro M1 dengan 10 poin capacitive touch panel membuat saya mudah melibas musuh di NBA JAM.

Untuk game kekinian seperti PUBG Mobile, saya merasakan pengalaman proses opening tanpa lag saat membuka game ini di ASUS Zenfone Max Pro M1. Pengaturan Graphics game PUBG Mobile mengikuti spesifikasi ASUS Zenfone Max Pro M1 versi RAM  4GB/ROM 64GB adalah "Balanced" dengan Frame rate di "Medium". Namun jangan salah, saya dapat mengatur Graphics PUBG Mobile di "HD" dan Frame Rate di "High" di ASUS Zenfone Max Pro M1. Saya memainkannya tanpa kendala sama sekali.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Lain lagi saat memainkan Mobile Legend: Bang Bang. Game yang juga masih populer ini sangat lancar jaya di mainkan di ASUS Zenfone Max Pro M1. Bahkan saya dapat mengatur seluruh pengaturan Graphics di pilihan yang terbaik.

ASUS Zenfone Max Pro M1 mampu menjalankan Mobile Legend: Bang Bang pada High Quality Display dengan Graphics yang High. Saya juga santai saja menghidupkan High Frame Rate Mode dan Damage Text untuk memuaskan pengalaman bermain Mobile Legend: Bang Bang di ASUS Zenfone Max Pro M1.


Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Kesimpulan untuk performa gaming, ASUS Zenfone Max Pro M1 ini sudah tidak diragunakan lagi. Kombinasi CPU-GPU yang mumpuni, layar yang mendukung, dan RAM yang menunjang serta dukungan operating system asli Android yang ringan membuat pengalaman gaming smartphone kelas atas dapat dinikmati di smartphone dengan harga 2 jutaan saja.

Dibawah ini adalah hasil tes dari 3 (tiga) aplikasi benchmark populer di smartphone. ASUS Zenfone Max Pro M1 menunjukan hasil yang memuaskan sebagai smartphone gaming sesungguhnya:

a. AnTuTu Benchmark

Tes benchmark paling populer di smartphone ini memberikan ASUS Zenfone Max Pro M1 (4/64) saya skor 114761. Untuk smartphone dengan harga 2 jutaan, ASUS Zenfone Max Pro M1 ini sudah mampu bersaing dengan smartphone kelas atas yang harganya jauh lebih mahal.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming SesungguhnyaReview: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

b. Geekbench 4

Geekbench adalah alat untuk mengukur kinerja prosesor di sebuah smarphone. Skor single-core ASUS Zenfone Max Pro M1 adalah 1348. Skor tersebut sudah cukup untuk mengalahkan smartphone ASUS lainnya seperti ASUS Zenfone 2, ASUS Zenfone 3, ASUS Zenfone 3 Max dan ASIS Nexus 7.

Dan untuk skor multi-core, ASUS Zenfone Max Pro M1 dapat menghasilkan skor tinggi 4857 dan mengalahkan beberapa smartphone ASUS lainnya seperti yang saya sebutkan diatas.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming SesungguhnyaReview: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

c. 3DMark - The Gamer's Benchmark

3DMark adalah alat untuk mengetes kualitas game saat menjalankan gambar khususnya 3D. Luar biasanya disini, dengan Qualcomm® Adreno™ 509 yang ditanamkan. ASUS Zenfone Max Pro M1 dapat menghasilkan skor 926 untuk tes Sling Shot Extreme - OpenGL ES 3.1 dan skor 749 untuk tes Sling Shot Extreme - Vulkan.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Tes benchmark membuktikan ASUS Zenfone Max Pro M1 bukan smartphone sembarangan, khususnya untuk bermain game. Bonus, dibawah ini adalah skor benchmark untuk ASUS Zenfone Max Pro M1 versi RAM 6 GB/ROM 64 GB.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

5. Fitur Menarik Lainnya

Ada 3 (tiga) fitur atau teknologi yang menurut saya menarik ada di ASUS Zenfone Max Pro M1. Teknologi tersebut boleh dibilang mainstream untuk smartphone masa kini namun bagi saya teknologi tersebut sangat membantu sekali. Ke-3 fitur atau teknologi tersebut adalah:

a. Face Recognition

Face Recognition adalah cara pamungkas untuk mengamankan smartphone kita selain sidik jari karena fitur ini mengharuskan menggunakan wajah sebagai tanda pengenal. ASUS Zenfone Max Pro M1 memiliki kecepatan face unlock yang luar biasa cepat. Dekatkan layar maka ceklek, ASUS Zenfone Max Pro M1 langsung terbuka.

b. Split-Screen

Mumpung layar ASUS Zenfone Max Pro M1 berukuran lumayan besar dan lebar, fitur split-screen ini membantu sekali untuk multi-tasking. Saya dapat mengetik di WhatsApp sambil memilih foto di galeri dan lain sebagainya.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Split-Screen adalah fitur atau teknologi yang memungkinkan menjalankan dua aplikasi sekaligus dalam 1 layar. Layar akan terbagi menjadi 2. Namun seperti saya bilang sebelumnya, aplikasi tetap dapat dilihat secara nyaman karena layar ASUS Zenfone Max Pro M1 lumayan lebar dengan ukuran 6 incinya.

c. Triple Slots

Saya bersyukur ASUS Zenfone Max Pro M1 tidak mengadopsi fitur atau teknologi SIM Card Hibrid. ASUS Zenfone Max Pro M1 tetap membedakan mana slot SIM Card dan mana slot Micro SD Card.

Hal ini membuat saya yang walaupun telah memiliki storage sebesar 64 GB tidak perlu was-was karena dapat menambah kapasitas penyimpanan melalui Micro SD Card. Dan kabar sangat baiknya, Micro SD Card yang akan dipasang di ASUS Zenfone Max Pro M1 dapat support hingga 2TB, gila!

BONUS: ASUS Zenfone Max Pro M1 juga memberikan layanan bonus storage ekslusif di Google Drive sebesar 100 GB selama 1 tahun penuh. Bonus ini harganya mencapai IDR 269.000 loh. Setelah membeli, aktifkan layanan ini untuk menyimpan segala pekerjaan, foto, video dan media lainnya.

Review: ASUS Zenfone Max Pro M1 - Smartphone Gaming Sesungguhnya

Kiranya tak perlu ragu lagi untuk memilih ASUS Zenfone Max Pro M1 sebagai smartphone gaming sesungguhnya. Selamat tinggal julukan hape ghoib dan setrikaan.

***


SPESIFIKASI LENGKAP
ASUS ZENFONE MAX PRO M1

Finish / Color

Meteor Silver, Deepsea Black

Capacity

Internal storage: eMCP 32GB / 64GB
MicroSD card: Supports up to 2TB
Google Drive: 100GB free space (1 year)

Weight and Dimensions

159mm (6.25 inches) x 76mm (2.99 inches) x 8.45mm (0.33 inches)
Weight: 180 grams (6.34 ounces)

Display

6-inch Full HD+ (2160 by 1080) 18:9 Full View IPS display
Front 2.5D curved glass display
1500:1 contrast ratio
85% NTSC color gamut
450nits brightness
404ppi pixel density
Capacitive touch panel with 10 points multi-touch

Processor

CPU:Qualcomm® Snapdragon™ 636 Mobile Platform with 14nm, 64-bit Octa-core Processor
GPU:Qualcomm® Adreno™ 509

Memory

LPDDR4X 3GB / 4GB / 6GB

Main Rear Camera

13MP / 16MP
Up to F2.0 aperture
Up to 25mm equivalent focal length in 35mm film camera
Phase-detection autofocus
LED flash

Camera modes:
HDR Effects
Redeye Reduction
Beauty shot
Continuous Shot
Scene mode
Portrait mode

Second Rear Camera

5MP
Portrait mode for depth sensing

Front Camera

8MP / 16MP
Up to 26mm equivalent focal length in 35mm film camera
85° field of view
Softlight LED flash
Face recognition unlock

Camera modes:
HDR Effects
Redeye Reduction
Beauty shot
Selfie Mirror
Continuous Shot
Scene mode
Portrait mode

Video Recording

4K UHD (3840 by 2160) video recording for main rear camera
1080p FHD video recording at 30 fps
720p HD video recording at 30 fps
Take still photo while recording video

Audio

Speaker: 5-magnet loudspeaker
Audio Output: PMIC internal NXP smart amplifier
Microphone: Dual microphones with ASUS Noise Reduction Technology
FM Receiver: FM radio

Wireless Technology

WLAN 802.11 b/g/n 2.4GHz
Bluetooth 5.0
Wi-Fi direct
Navigation
GPS, AGPS, GLO, BDS

SIM Cards

Triple slots: Dual SIM & one microSD card
Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM card
Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM card
Both SIM card slots support 4G LTE network band. But only one SIM card can connect to 4G LTE service at a time.
Slot 3: supports up to 2TB microSD card

Network Standard

GSM, WCDMA, FDD-LTE, TD-LTE
Data rate:
LTE: Cat5 UL 75 Mbps / Cat4 DL 150 Mbps (A version)
DC-HSPA+: UL 5.76 / DL 42 Mbps

A version:
FDD-LTE (Bands 1, 3, 5, 8)
TDD-LTE (Band 40)
Supports VoLTE
WCDMA (Bands 1, 5, 8)
EDGE/GPRS/GSM (Bands 2, 3, 5, 8)
ASUS phone 4G/LTE band compatibility varies by region, please check compatibility with local carriers.

Sensor

Rear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints), Damp finger recognition, Accelerator, Gyroscope, E-Compass, Proximity sensor, Ambient light sensor

External Buttons and Connectors
Fingerprint sensorOn/Off
Sleep/WakeVolume up/down3.5mm audio jack
(1 Headphone/Mic-in)Built-in speakerUSB connector

Battery

5000mAh capacity with fast charging (0-100% in 2hr 42min)
Up to 35 days of 4G standby
Up to 42 hours of 3G talk time
Up to 12 hours of gaming
Up to 20 hours of YouTube playback
Up to 28 hours Wi-Fi web browsing

Power Adapter

Output: 5V 2A 10W

Operating System

Android™ Oreo™

In the Box

ZenFone Max Pro with Android™ Oreo™
Micro-USB cable
Ejector pin (SIM tray needle)
USB power adapter
Documentation (user guide, warranty card)
Clear soft bumper

Note

Specifications and contents may vary by region.
ZenFone Max Pro is expected to release face unlock feature in May.

5 Comments

Cocok gawe nongkrong ke kedai kopi sekalian dolan Mobile Legend hhahahahahha.

Komplitt review-nya. Anyway Kusuka hasil boleh kamera Zenfone Max Pro M1

5000 mAh! 12 jam untuk game non stop! wahhh ini memang benar2 diciptakan untuk para gamer mobile.

Mantapp ngePES nggak nge-lag. Bahaya ini untuk dompet wkwkw.

Add your comment
EmoticonEmoticon